Turki Prihatin Dengan Pembukaan Kantor Diplomatik Ceko di Yerusalem

Redaksi


IDNBC.COM
- Turki menyuarakan keprihatinannya atas keputusan Republik Ceko yang membuka kantor diplomatik di Yerusalem. Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Turki pada Minggu (14/3) waktu setempat.


"Kami prihatin bahwa Republik Ceko membuka kantor diplomatik di Yerusalem yang status internasionalnya dijamin oleh resolusi PBB," kata kementerian dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Daily Sabah.

"Langkah itu akan mengikis status Yerusalem, salah satu parameter utama konflik Palestina-Israel," tambahnya.

Pernyataan itu juga meminta semua anggota komunitas internasional untuk menghormati status sejarah dan hukum Yerusalem dan kriteria internasional untuk solusi yang adil dan komprehensif terhadap konflik tersebut.

Langkah kontroversial Republik Ceko diambil pada Kamis (11/3), dengan membuka kantor diplomatik di Yerusalem, yang berafiliasi dengan kedutaan besarnya di Tel Aviv.

Peresmian dihadiri oleh Perdana Menteri Ceko Andrej Babis, dua minggu setelah Israel mengirimkan 5.000 dosis vaksin Moderna Covid-19 ke Republik Ceko di bawah program 'diplomasi vaksin' yang kemudian mendapat pengawasan hukum hingga akhirnya dibekukan.

Yerusalem tetap menjadi jantung dari konflik Timur Tengah selama puluhan tahun. Palestina bersikeras bahwa Yerusalem Timur, yang diduduki secara ilegal oleh Israel sejak 1967, harus berfungsi sebagai ibu kota negara tersebut.

Israel sendiri telah berusaha meyakinkan negara-negara dunia untuk memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Negara-negara anggota Uni Eropa telah menolak untuk memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem sambil menunggu kesepakatan akhir antara Israel dan Palestina tentang masalah kota suci itu.

Sumber https://rmol.id/amp/2021/03/15/478863/https-dunia-rmol-id-read-2021-03-15-478863-turki-prihatin-dengan-pembukaan-kantor-diplomatik-ceko-di-yerusalem



Comments