Langkah Ahok Jika Jadi RI-1: Beri Amnesti Kepada Koruptor dan Naikkan Gaji Pejabat Negara

Admin


IDNBC.COM
- Komisaris PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berbicara soal cita-citanya kalau diberi kesempatan jadi presiden RI. Menurutnya, ada dua hal besar yang akan ia lakukan.


Dilansir dari CNN Indonesia, hal tersebut ia ungkapkan dengan semangat dalam sebuah video yang ditayangkan akun youtube Butet Kertaradjasa. Pertama, memberi amnesti atau memutihkan dosa para pengemplang pajak dan pelaku korupsi supaya mereka tidak jadi 'ATM'.


Itu juga diperlukan supaya tidak ada aksi saling sandera menyandera. Ahok mengatakan pemutihan itu merupakan bentuk rekonsiliasi agar kedepannya politisi, pejabat maupun pengusaha yang ada di lingkungan buruk dapat tetap mencalonkan diri untuk menjadi kepala daerah atau wakil rakyat di parlemen.


Ahok mengatakan itu perlu dibuka karena seorang anak koruptor belum tentu akan bersifat seperti orang tuanya ketika menjabat. Demikian pula dengan para pengusaha dan orang-orang kaya yang duduk di pemerintahan yang tak tak transparan dengan harta kekayaannya.


Selain itu, rekonsiliasi juga perlu dilakukan supaya masyarakat tahu mana yang orang yang bersih dan tidak. Dengan itu, masyarakat bisa memilih dengan benar.


"Langsung ada pemutihan dosa-dosa lama, supaya rezim ke rezim tidak menjadikan ini ATM. Siapa yang enggak pernah buat salah. Kalau pilkada di Indonesia, siapapun yang ikut harus bisa membuktikan secara terbalik hartanya," ucapnya seperti dikutip dari video itu, Senin (19/10).


Ahok berpandangan dengan kekuasaan yang besar, tak sulit bagi seorang presiden untuk membuat semua kekayaan para pejabat negara serta politisi menjadi lebih transparan. Bongkar asal-usul harta kekayaan serta proses pengampunan.


Langkah besar kedua, lanjut Ahok, memperbaiki gaji para pejabat negara. Kenaikan gaji perlu diberikan bagi pejabat negara yang memiliki key performance indeks dan dapat menjalankannya tugas dengan baik.


"Aparat semua naikkan gajinya, prajurit TNI, Polri kita bisa langsung subsidi langsung ke orang. Caranya bagaimana Anda kalau pergi operasi, pulang dapat diskon 10 persen, bagi yang dua kali perang diskon 20 persen," tandasnya.





Comments