Mayjen Dudung Jadi Pangkostrad & Moeldoko Heran Tes TWK KPK Diributkan

Redaksi


IDNBC.COM
- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi. Salah satu perwira tinggi yang dirotasi ialah Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman.


Berita lainnya, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko buka suara soal polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status pegawai KPK menjadi ASN. Moeldoko heran mengapa tidak lolosnya 75 pegawai KPK dalam TWK ini diributkan.

Selain dua berita di atas, ada beberapa berita lainnya yang menjadi perbincangan hangat hari ini. Berikut Top 5 News edisi Rabu (26/5/2021).

1. Mayjen Dudung Abdurachman Diangkat Jadi Pangkostrad

Mayjen Dudung diangkat dalam jabatan baru sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Pengangkatan itu berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/435/V/2021 tanggal 25 Mei 2021.

Nama Mayjen Dudung menjadi sorotan saat memerintahkan anggota TNI AD mencopoti baliho Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Mulanya, sejumlah pria berbaju loreng mencopot baliho Habib Rizieq itu viral di media sosial.

Mayjen Dudung mengatakan semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, termasuk dalam hal pemasangan baliho. Mayjen Dudung menyatakan, bila perlu, FPI dibubarkan saja. Pernyataan itu diucapkan sebelum pemerintah melarang FPI.

2. Moeldoko Heran Novel dkk Tak Lolos TWK Diributkan

Moeldoko heran mengapa tidak lolosnya 75 pegawai KPK dalam TWK ini diributkan. Ia menyebut banyak orang di lembaga lain yang tak lolos TWK, namun tidak diributkan. Dia membandingkannya dengan pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang tak lolos TWK, namun tidak diributkan.

"Soal tidak lolos uji TWK sebenarnya tidak hanya di KPK, tetapi juga di lembaga-lembaga lain pernah terjadi seperti itu kondisinya. Bahkan di BPIP ada begitu tes TWK mereka ternyata tidak lolos, kenapa itu tidak ribut? Kenapa yang di KPK begitu diributkan?" ucapnya.

3. Dinkes Curiga Corona Varian Baru Masuk Sleman

Kasus kematian akibat COVID-19 di Sleman meningkat belakangan ini. Bahkan ditemukan 9 pasien Corona meninggal lebih cepat. Dinkes curiga virus Corona varian baru sudah masuk ke Sleman.

"Jadi kalau yang kita kenal varian lamanya itu kan perlu waktu antara dari gejala awal, ringan, gejala berat, sampai kritis dan meninggal. Yang belakangan kemarin yang pernah saya sampaikan itu ada di awal itu diagnosisnya itu diletakkan positif dengan gejala ringan. Tapi sehari dua hari kemudian kok meninggal," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo kepada wartawan, Selasa (25/5/2021).

Joko mencurigai ada Corona varian baru yang masuk ke Sleman sebelum Lebaran. Akan tetapi, Joko menegaskan hal ini baru sebatas dugaan dan masih harus dibuktikan dengan pemeriksaan lanjut di laboratorium.

4. Fakta-fakta Super Blood Moon Hari Ini yang Hanya Terjadi 195 Tahun Sekali

Tepat pada hari ini, 26 Mei 2021, fenomena Super Blood Moon atau yang dikenal dengan gerhana bulan total akan terjadi. Diketahui pada tahun 2021, akan ada dua kali gerhana bulan yang terjadi, salah satunya pada malam ini.

Gerhana bulan total terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berbaris sempurna. Fenomena ini terjadi saat bulan berada di posisi terdekat dengan bumi.

Beberapa fakta di antaranya berwarna merah, terjadi 195 tahun sekali, aman dilihat dengan mata telanjang, dan mempengaruhi ketinggian pasang surut laut.

5. Warganet Gaungkan #Waisak dan #VesakDay di Twitter

Warganet mendoakan semua orang berbahagia di Hari Raya Waisak yang jatuh pada hari ini, Rabu (26/5). Cuitan #waisak hingga #VesakDay pun ramai digaungkan hingga menjadi trending topic di Twitter.

Sumber https://news.detik.com/berita/d-5583437/mayjen-dudung-jadi-pangkostrad--moeldoko-heran-tes-twk-kpk-diributkan

Comments