Moeldoko Dalangi KLB Demokrat, Jika Jokowi Diam Berarti Istana Terlibat

Redaksi




IDNBC.COM
- Kabar adanya gerakan pengambilihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) yang diduga didalangi Moeldoko dan beberapa kader Demokrat perlahan menunjukkan kenyataan. GPK-PD melakukan kegiatan Kongres Luar Biasa tanpa restu dari DPP dan Majelis Tinggi Partai.


Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, jika ternyata benar ada pertemuan di Deli Serdang, Sumatera Utara itu membenarkan bahwa Moeldoko memang ingin menguasai Partai Demokrat.

Kata Dedi, dengan sikap terbuka Moeldoko seperti itu seharusnya membuat Presiden Joko Widodo mengambil langkah tegas mencopot dari lingkaran Istana.

“Jika upaya Moeldoko sedemikian terbukanya, mestinya Presiden mengambil langkah tegas dengan membebaskan dari jabatan KSP,” demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik , Jumat (5/3).

Analisa Dedi, jika ternyata Jokowi melakukan pembiaran maka sama halnya dugaan ada campur tangan Istana untuk menganggu kepemimpinan di Partai Mercy adalah desain dari pemeritahan Jokowi.

Padahal Dedi meyakini, andaikan mantan Panglima TNI itu berhasil menduduki Partai Demokrat, tiket calon presiden (Capres) belum tentu otomatis sakan dapatkan dengan mulus dengan menguasi Demokrat.

“Karena, jika Presiden diam maka publik akan mengaitkan sabotase pada Demokrat dilakukan oleh pemerintah. Jika upaya Moeldoko berhasil, sebenarnya tidak lantas potensi pencapresan itu ada,” demikian kata Dedi.

Sejak Kamis malam tersiar kabar ada kegiatan oknum kader dan beberapa nama yang sudah dipecat oleh Agus Harimurti Yudhoyono mengadakan gerakan yang mereka sebut kongres luar biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Rencananya dalam agenda tersebut dihadiri oleh Moeldoko dan beberapa pendiri Partai Demokrat.

Bahkan sesaat setelah Kepala Bappilu Demokrat, Andi Arief mengungkap acara tersebut di Twitter, seketika akun tersebut dibajak oleh pihak tertentu.

Tempat acara sudah disiapkan dengan spanduk Moeldoko sudah bertebaran. Bahkan para simpatisan yang memasang bendera dan spanuk mengenakan kaos bergambar Moeldoko Ketua Umum Partai Demokrat.

Pagi ini juga anampak terlihat Marzuki Alie yang selama ini menepis keterlibatanya dalam kudeta Demokrat. Marzuki Alie tanpa sengaja kepergok Wasekjen Partai Demokrat jansen Sitindaon di Bandara. (MS)

Sumber https://rubrikindonesia.com/moeldoko-dalangi-klb-demokrat-jika-jokowi-diam-berarti-istana-terlibat/

Comments