Mantap Maju Pilgub Kalsel, Denny Indrayana: Ini Pertarungan Duitokrasi dan Rakyatokrasi

Redaksi


IDNBC.COM -
Potret duitokrasi antara uang dengan rakyat dihadapkan oleh oligarki menjadi salah satu alasan Denny Indrayana memantapkan diri maju menjadi Calon Gubernur Kalimantan Selatan.


Dalam diskusi virtual bertajuk "Demokrasi Dalam Cengkeraman Oligarkhi. Studi Kasus Kalimantan Selatan" yang diselenggarakan Public Virtue Institute, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini pun sempat menyampaikan keresahannya terkait Kalimantan Selatan yang kini berubah menjadi lahan tambang.

Ia menceritakan, hingga saat ini dirinya masih mengadvokasi sekitar 3 ribu petani sawit yang lahannya diambil alih perusahaan yang terafiliasi dengan oligarki.

"Jadi ada perpaduan antara romantis personal karena saya lahir di Pulau Laut Kalsel dengan realitas politik, di mana perjuangan-perjuangan idealita-idealita kami selama ini beririsan di bidang hukum tata negara, di bidang antikorupsi. Beririsan dengan HAM," ujar Denny, Minggu (2/5).

Menurut Denny, kekayaan alam di Kalimantan Selatan selama ini banyak memperkaya orang-orang di Jakarta dan daerah lain di luar Kalsel.

"Sehingga, apa yang saya lakukan itu bukan hanya satu ikhtiar politik yang sifatnya personal, tapi ada cita-cita ideal untuk mencoba mentransformasi apa yang selama ini kita perjuangkan di level nasional, yang pada level yang lebih kecil di mana saya lahir itu masih sangat problematik," jelas Denny.

Selama ini, ia juga belum melihat adanya kandidat yang mempunyai niat dan serius maju di Kalimantan Selatan. Sehingga, ia melakukan survei dan menghasilkan bahwa peta petahana hanya didukung elektabilitasnya sebesar 15,6 persen.

"Dari situlah saya memutuskan terjun payung di Kalimantan Selatan, dalam artian ikut pemilihan gubernur. Terjun payungnya tidak hanya secara emosional tetapi secara rasional, tetap ada payung cadangan," kata Denny.

"Bagaimana pertarungan antara yang saya sebut duitokrasi, bagaimana dolar uang, dolar duit itu berhadapan betul dengan rakyatokrasi. Jadi antara duit dan rakyat itu memang berhadapan," sambung Denny.

Denny juga turut menyampaikan apa yang pernah diteliti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi alasannya maju di Pilgub Kalimantan Selatan.

"Bahwa biaya politik di satu wilayah dengan sumber daya alam yang tinggi, itu akan menghadirkan juga biaya politik yang besar," pungkas Denny.

Sumber https://rmol.id/amp/2021/05/02/486292/https-politik-rmol-id-read-2021-05-02-486292-mantap-maju-pilgub-kalsel-denny-indrayana-ini-pertarungan-duitokrasi-dan-rakyatokrasi



Comments