Sebelum Jadi Buron Narkoba, Anggota DPRD Bireuen dari PKB Pernah Gelar Salawatan

Redaksi


IDNBC.COM
- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bireuen, Usman Sulaiman kini tengah menjadi sorotan publik, usai ditetapkan sebagai buronan alias masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polda Sumatera Utara per tanggal 5 Maret 2021.


Ia jadi buronan atas dugaan kasus peredaran narkoba di mana ia diduga sebagai gembong yang mengendalikan arus peredaran narkoba antar-provinsi.

Berdasarkan penelusuran Indozone, jauh hari sebelum menjadi buronan, Usman ternyata pernah menggelar acara salawatan bersama dengan tajuk 'Nusantara Bershalawat' di Dayah Raudhatul Ulum yang berada di Desa Cot Trieng, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Senin (2/3/2020).

Tak cuma itu, pada Februari 2020, Usman juga pernah menyelenggarakan turnamen sepakbola antarkecamatan bertajuk Usman Sulaiman Cup.

Turnamen itu diresmikannya pada tanggal 17 Februari 2020 dengan sebuah tendangan pertama. Turnamen itu merupakan perwujudan dari janjinya semasa kampanye. 

Usman jadi buronan kasus narkoba dengan jeratan Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, per tanggal 5 Maret 2021.

Usman, yang lahir di Cot Trieng, 16 Juni 1980 itu diduga sebagai pengendali peredaran narkoba antarprovinsi. Ia sendiri beralamat di Dusun III Cinta Maju, Desa Cot Trieng, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Selain Usman, satu nama lainnya yang juga jadi buronan terkait kasus yang sama adalah Hasan Basri (47 tahun), warga Desa Cot Panjoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Usman sendiri dikenal sebagai Ketua DPC PKB Bireuen. Fotonya saat terpilih sebagai Ketua DPC PKB Bireuen banyak beredar di media sosial.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebut bahwa Usman diduga menjalankan bisnis narkoba bersama Ong Leu, yang tak lain adalah adik iparnya sendiri. 

Ong Leu sendiri sudah ditangkap dan kini ditahan di Polda Sumut.

Sumber https://www.indozone.id/amp/V6sJgl1/sebelum-jadi-buronan-kasus-narkoba-anggota-dprd-bireuen-pernah-gelar-salawatan-bersama



Comments